
Kue Puthu Bambu merupakan jajanan populer di kalangan masyarakat Tanah Air Indonesia. Tapi ternyata kue ini bukan asli Indonesia melainkan berasal dari wilayah Tiongkok. Oleh sebab itu, kue Puthu Juga tak jarang ditemukan dinegara lain seperti Singapura dan Malaysia yang juga dihuni etnis tinghoa.
Dikutip dari Replubika.co.id, Penggiat Sejarah di Jelajah Jejak Malang Mochammad Antik (37) menerangkan Sejarah kue Puthu sebenarnya dapat ditemukan di ” China Silk Museum ” . Bersamaan dengan penyajian teh longjin, Kue ini dinilai sudah ada sejak 1200 tahun lalu, yakni di Dinasti Ming. Puthu di masa awalnya dikenal dengan sebutan Xianroe Xiao Long yang berarti kue dari tepung beras berisi kacang hijau yang amat lembut dan dikukus dalam cetakan bambu. Dan kalau di Indonesia dikenal dengan nama ” Puthu”.
Kue Puthu di Indonesia pada umumnya berisikan irisan halus gula merah atau butiran halus Gula Aren.
Kue Puthu Bambu dimatangkan dengan cara dikukus atau di uapi. Caranya cukup sederhana yaitu adonan Kue Puthu diletakan pada selongsong Bambu berlubang yang bawahnya berisi air mendidih sehingga uap air yang panas keluar dari lubang tersebut.
Selain untuk mematangkan kue, uap air juga dialirkan pada semacam cerobong yang dibuat sedemikian rupa sehingga mengeluarkan bunyi melengking seperti “Peluit”. Nah, suara melengking inilah yang menandakan kue sudah matang (mirip suara panci masak air ya..hihi). Setelah matang, kue Puthu siap disantap ya teman – teman @sugarlite.id.
Santap pada saat kue Puthu masih hangat jauh lebih nikmat lho.
Apa sajakah jajanan pasar yang kalian suka teman – teman ? Tulis komen kalian dibawah ini ya..kalau Momon suka dengan kue Lumpang, Karena menurut momon kue Lumpang memiliki tekstur yang kenyal dan manis.
Recent Comments